Budidaya sengon di lahan belukar

Budidaya sengon (Albizia chinensis) di lahan belukar dapat menjadi alternatif yang baik untuk memanfaatkan lahan yang kurang produktif. Namun, perlu beberapa langkah yang harus diperhatikan dalam memulai budidaya sengon di lahan belukar, antara lain:

Pemilihan bibit yang berkualitas
Pilih bibit sengon yang berkualitas dan bebas dari hama dan penyakit. Anda bisa membeli bibit tersebut di toko pertanian atau tempat penjualan bibit tanaman.

Persiapan lahan
Lakukan pembersihan lahan belukar terlebih dahulu dari semak dan rerumputan yang tidak diinginkan. Kemudian, buatlah lubang tanam dengan ukuran 50 cm x 50 cm x 50 cm dan jarak antar tanam sekitar 2-3 meter.

Pemupukan
Pemupukan dilakukan dengan memberikan pupuk organik atau pupuk NPK sebanyak 200-300 gram per lubang tanam. Lakukan pemupukan 1-2 bulan sebelum penanaman.

Penanaman
Setelah persiapan lahan selesai, lakukan penanaman bibit sengon dengan menempatkan bibit di tengah lubang tanam dan ditutup dengan tanah.

Perawatan
Lakukan perawatan rutin seperti penyiraman dan pemberian pupuk setiap 3 bulan sekali. Lakukan juga penyiangan gulma dan pembersihan area sekitar tanaman.

Pemanenan
Pemanenan kayu sengon dilakukan pada usia 4-6 tahun dengan memotong pohon pada ketinggian 30-50 cm dari permukaan tanah.

Dalam budidaya sengon di lahan belukar, penting untuk memperhatikan pemilihan bibit yang berkualitas dan perawatan yang baik agar menghasilkan kayu sengon yang berkualitas pula.

Diterbitkan oleh Iswan

Iswan dari Samarinda Kalimantan Timur, tertarik dengan dunia properti.

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai